Pecel (beberapa daerah melafalkannya "pecal") adalah makanan yang menggunakan bumbu sambal kacang sebagai bahan utamanya yang dicampur dengan aneka jenis sayuran. Asal kata dan daerah pecel belum diketahui secara pasti, tetapi dalam bahasa Jawa, pecel dapat diartikan sebagai 'tumbuk' atau 'dihancurkan dengan cara ditumbuk'.
Pecel diperkirakan berasal dari Madiun, Jawa Timur, karena bumbu sambal kacang yang digunakan dalam campuran pecel mirip dengan yang digunakan sebagai bumbu sate Ponorogo. Makanan ini juga mirip dengan gado-gado yang dibedakan dengan campuran bahan dan tekstur bumbunya.
Deskripsi
Pical sikai, pecel tradisional Minangkabau di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Makanan ini sudah ada semenjak masa penjajahan Belanda.Buktinya, di Suriname, wilayah bekas jajahan Belanda juga terdapat pecel, meskipun ada perbedaan rasa di bumbu dan isinya, karena mengikuti selera dan keadaan di sana (Suriname). Di negeri Belanda di pasar Albequeque, juga di restoran-retoran Indonesia di Amsterdam. Memang tidak susah mencari masakan atau makanan Jawa di Suriname. Masuk saja ke sembarang ”waroeng”— sebutan untuk tempat makan di Suriname. Dan kita akan menemukan menu seperti pitjel atawa pecel, nasi goreng dan bakmie goreng, saoto, sate pitik (ayam), sampai minuman dawet alias cendol.”Tiyang cemeng nggih jajan pitjel wonten mriki. Nggih remen kok—orang kulit hitam juga makan pecel di sini. Suka juga kok,” kata Markati (62), pemilik Waroeng Toeti di Tamanredjo, daerah setingkat kecamatan di Distrik Commewijne, Suriname.Rombongan delegasi Kebudayaan Indonesia yang datang ke Suriname pada akhir September lalu penasaran dengan rasa pitjel ”van” Suriname itu. Mereka mampir ke Waroeng Toeti dan rupanya rasanya sami mawon.
Unsur pitjel tak beda dengan pecel
yang banyak dijual di Indonesia, seperti bayam, taoge, dan kacang
panjang plus lumuran sambal kacang.Markati yang pensiunan pekerja
perkebunan kebun tebu Marienberg itu juga menyediakan saoto dan dawet.
Waroeng Toeti juga menyediakan singkong rebus yang biasa disantap
bersama ikan asin.Pecel biasanya terbuat dari rebusan sayuran berupa
bayam, taoge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai (sejenis
mentimun), atau sayuran lainnya yang dihidangkan dengan disiram sambal
pecel. Konsep hidangan pecel mirip dengan hidangan salad. Keduanya
sama-sama menggunakan sayuran segar sebagai bahan utama (body) dan
menggunakan dressing. Perbedaannya adalah, jika kebanyakan salad
menggunakan mayones sebagai dressing, maka pecel menggunakan sambal
pecel. Makanan ini juga mirip dengan gado-gado, walau ada perbedaan
dalam bahan-bahan yang digunakan.